SOROTKEADILAN | Rabu, 06 Januari 2021

Guru Ngaji Cabuli Muridnya,Aksi Bejadnya Lakukan di Mesjid.

Anggota Polsek Woja saat mengamankan pelaku di tempat kejadian perkara.


Sorotkeadilan.com.Dompu, Oknum Guru Ngaji tega mencabuli muridnya yang masih belia. Aksi bejadnya tersebut di lakukan dalam mesjid setempat.

Awal tahun baru tepatnya pada hari minggu (03 / 01/2021 ) sekitar pukul 21.00 wita, Kepolisian Sektor Woja mengamankan seorang oknum guru Ngaji berinisial JN, umur 27 tahun,warga Dusun Kabuntu, Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu (NTB).

Press rilis Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris SH melalui Paur Subbag Humas Polres Dompu pada awak media sorot keadilan memamaparkan. Oknum guru ngaji tersebut diduga melakukan pencabulan terhadap Melati (nama samaran), bocah perempuan 11 tahun yang tak lain merupakan murid yang ia ajari mengaji selama ini.

Dengan berkedok Guru ngaji di kampung itu, JN tega melancarkan aksi bejatnya setiap kali usai mengajar muridnya mengaji. Yang lebih miris lagi perbuatan Amoral tersebut ia lakukan di dalam Masjid Arrahmah Desa setempat.beber aby jefan.

Perbuatan tidak terpuji JN rupanya sudah terendus oleh warga setempat, bahkan menjadi buah bibir di tengah kehidupan masyarakat setempat.

Karena warga penasaran dengan rumor tersebut,akhirnya sekitar pukul 19.00 wita, sebagian masyarakat setempat mengintai aksi bulus JN dari luar masjid. Al hasil, usai mengajar ngaji JN memanggil salah satu muridnya (melati) yang mendekatinya. selanjutnya JN menciumi pipi dan meraba payudaranya.

Geram melihat ulah guru yang tidak senonoh tersebut warga langsung melabrak JN, kemudian dibawa ke rumah Kepala Dusun, kemudian Kepala Dusun menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Bara Aipda Supriyadin.

Mengantisipasi akan ada amukan massa, setelah mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas, Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris memerintahkan anggota piket menuju tempat kejadian perkara untuk segera mengamankan JN.terang pape haris sapaan akrab Kapolsek woja.

Sesampai di lokasi, Personel Polsek Woja harus berjibaku dengan hadangan massa yang hendak menghakimi JN, namun upaya persuasif dan pendekatan yang dilakukan anggota sehingga sukses meloloskan JN dari kepungan massa, selanjutnya diarahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu.

Ketika berita ini di rilis terduga pelaku JN di amankan ke sel tahanan Mapolros Dompu,guna di proses sesuai prosudur hukum yang berlaku. Terhadap perbuatan pelaku akan di ganjar UU Perlindungan anak junto pasal pencabulan KUH-PIDANA. pungkasnya.

 

Rdw. Ddo.

Popular