SOROTKEADILAN | Senin, 22 Februari 2021

Polda NTB,Kasus Empat IRT dan Anak di Loteng Jangan di Pelintir Menjadi Bola Liar.

Kabid Humas Polda NTB, KOMBES POL ARTANTO SIK MSI. dalam siar Persnya.


Sorotkeadilan.com. Dompu, Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat Kombes Pol. Artanto SIK. MSI, tak ingin kasus pengerusakan gedung pabrik tembakau yang melibatkan IRT dan Anak di bawah umur yang di tangani Polres Lombok Tengah menggelinding menjadi bola liar yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas).

Populis dan viralnya kasus pengerusakan pabrik atau gudang tembakau, diduga dilakukan empat ibu rumah tangga atau IRT di wilayah hukum Polres Lombok Tengah, yang berujung penahanan bersama terhadap dua anak di bawah umur lima tahun (balita) menjadi atensi khusus Polda NTB.

Karena menurut Kombes Pol. Artanto melalui siaran persnya, Sabtu (20/2) malam, menegaskan bahwa pihak Polres Lombok Tengah yang menerima laporan kasus pengerusakan sesuai Pasal 170 KUHP itu, telah melakukan proses secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ucapnya.

“Pihak Polres Lombok Tengah telah melakukan lebih dari dua kali mediasi keduabelah pihak untuk penyelesaiannya, namun tidak ada titik temu dan kesepakatan, kemudian penyidik melanjutkan proses penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelas Artanto.

“Selama proses itu (penyidikan dan penyelidikan, red) Polisi tdk melakukan penahanan,” tegasnya.

Sehingga, lanjut Kombes Artanto, pihak Polres Lombok Tengah melanjutkan laporan menjadi berkas perkara. Setelah dinyatakan P21(Lengkap) berkas tersebut diserahkan dan atau dilimpahkan penanganannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya.

“Jadi, saya tegaskan kembali bahwa tidak ada penahanan terhadap para terduga selama proses hukum yang berlangsung di Polres Lombok Tengah. Ulasnya.

Masyarakat konbok tengah agar tidak terpancing dengan isu hoax oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab dan percayakan pada aparat penegak hukum agar kasus ini berjalan di atas rol hukun yang sebenarnya. Semoga kasus ini tidak mencederai rasa keadilan masyarakat, pungkas Kombes Artanto SIK MIK Kabid Humas Polda NTB.

 

Rdw ddo.

Popular