SOROTKEADILAN | Senin, 22 Februari 2021

Membantu Warga Korban Banjir JADETABEK, Ribuan Personil TNI,Polri Ikut di Terjunkan.

Personil gabungan Polri, TNI dan BNPB sedang berjibaku mengevakuasi warga yang terkurung banjir.

 

Sorotkeadilan.com. Dompu , Curah hujan yang ekstrim mengakibatkan kota Jakarta, Depok,Tangerang dan Bekasi dan sekitarnya terkurung banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Akibat banjir dengan ketinggian air rata rata di atas satu meter sehingga ribuan rumah warga dan ratusan kendaraan roda empat maupun roda dua ikut terendam. Selain itu jalan protokol di kota jakarta banyak yang di tutup. Beber Kadiv Humas Polri.
Guna membantu warga korban banjir personil TNI-Polri dan BNPB telah dikerahkan ke setiap titik-titik wilayah yang mengalami kebanjiran dalam dua hari terakhir ini. Di tambahkan Argo personil gabungan ditugaskan untuk membantu evakuasi para warga yang menjadi korban dari kembanjiran tersebut.ungkapnya.

"Pastinya ribuan personel TNI-Polri sudah dikerahkan untuk membantu para warga yang mengalami kebanjiran," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan persnya diJakarta, Minggu (21/2/2021).

Menurut Argo, personel gabungan TNI-Polri dan BNPB itu melakukan perbantuan evakuasi warga, membuat posko dan dapur darurat, sekaligus melakukan pengawasan penerapan standar protokol kesehatan di kala banjir menerjang Kota Jakarta dan Daerah sekitarnya.

Argo menekankan, dikerahkannya personel gabungan tersebut dengan maksud untuk membantu warga korban banjir, hal ini merupakan wujud implementasi bahwa Negara hadir di saat warganya membutuhkan bantuan.jelas Argo

"Personel TNI-Polri dan BNPB merupakan cerminan dari hadirnya Negara dalam membantu para warga yang menjadi korban banjir," ulasnya.

Personel TNI-Polri diketahui langsung turun membantu warga yang kebanjiran disejumlah titik. Salah satunya di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Depok, Tangerang dan Bekasi.Mereka mengerahkan perahu karet, membuat posko darurat dan membantu evaluasi warga yang mengungsi.

Sementara itu, polisi juga melakukan evakuasi dan bantuan ke wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak tanggul Sungai Citarum yang jebol. Diantaranya, Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Adapun yang terdampak banjir Desa Karang Segar dan Desa Karang Harja. Total Kepala Keluarga (KK) yang terdampak 6.000 dengan ketinggian air 1.5 meter.

Lalu, Kampung Biyombong di Desa Pantai bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Yang terdampak banjir Desa Pantai Harapan Jaya, Desa Jaya Sakti, Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Mekar.
Jumlah keseluruhan kepala keluarga yang terdampak 5.094 dengan ketinggian air 1.5 meter.

Selain itu, karena banjir terjadi di tengah Pandemi virus corona, tim pemulasaran jenazah Covid-19 juga tetap bekerja untuk memberikan pelayanan maksimal.

Walaupun di tengah bencana, tim menerjang air banjir menggunakan perahu karet, meyusuri gang sempit untuk pemulasaraan jenazah korban virus Corona. Tandasnya.

Sementara kerugian warga akibat banjir ini bukan saja korban fisik saja namun kerugian materi yang lebih besar hingga mencapai miliaran rupiah.dan saat berita ini di pres realis air banjir sudah mulai surut dan beberapa jalan utama sudah di buka kembali. Pungkas Kabid Humas Polri.

 

Rdw ddo.

Popular