SOROTKEADILAN | Senin, 20 Januari 2020

K-uCan Dari Modal Rp 100 ribu Goyang Ulekan Hingga Goyang Dunia


Sorot Keadilan.Com,-

Ibu asal Sukabumi ini terus berinovasi dan berkarya dalam memberikan kontribusi untuk mengisi kemerdekaan ini. Inovasinya menjadi karya produksi yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat.

K-uCan panggilan akrabnya, mampu membawa Sukabumi ke kancah pasar global denga modal 'senjata Pusaka' Ulekan dan cobek/keblek. Dirinya menuturkan kepada sorotkeadilan.com tentang perjalanan dalam berkarya dan berinovasi. Tips dalam berkarya harus tetap fokus pada produk kita, slalu berinovasi, buka jejaring yang banyak, komunikasi sama pemerintah, jemput bola program-program baik itu dari pemerintah tingkat desa sampai dengan tingkat kementrian. Intinya bnyak berinovasi dan bersilaturahmi itu adalah kuncinya silaturahmi itu banyak membuka peluang dan rezeki.

"Berinovasilah dan terus berkarya denga kretivitas yang tiadak lelah. Jangan mengeluh tetaplah tangguh. Hadapi apapun dengan senyuman dan jangan lupa selalu bersyukur.

Awal produksi sambel dulu, saya di rumah dengan modal 100 ribu rupiah, kemasan yang dipake sangat sederhana sekali, yaitu kemasan tempat puding dan saya jual dengan harga 5000 rupiah per pcs saat itu. Suka duka saya alamai dalam membangun jaringan dan brand produk saya.

Kemasan juga sudah bebrapa ganti disesuaikan dengan keinginan pasar. Sekarang Alhamdulillah sudah punya rumah produksi sendiri Sambel K-uCan dengan jumalah karyawan 9 orang". Beber K- uCan pada sorotkeadilan.com Minggu, 19/01/2020

Dan k-uCan pun mengucapkan banyak terimakasih kepada Keluarganya, karena yang paling berjasa dalam perjalanan K-uCan yang pertama adalah sudah tentu keluarga, sahabat, pemerintah daerah sampe pusat.

"Terimakasih banyak tak terhingga kepada kedua orang tuaku dan juga keluarga besarku, sahabat-sahabatku yang terus membantu dan mendo'akan perjalanan saya ini.

Dan Alhamdulillah Pak Bupati pun sampe rela mengenalkan kemana-mana tentang sambel demi sebuah kemajuan Sukabumi kita. Luar biasa support dan jasa beliau". Kata K-uCan.


K-uCan pun mengucapan banyak terimakasih atas support pemerintahan yang sangat luar biasa, dari mulai sertifikasi produk (PIRT, halal, AKG) juga bantuan kemasan dan Alhamdulillah untuk rumah produksi saya diberi bantuan dari Pemkab Sukabumi dibangunkan rumah produksi sambel k-uCan.

"Berkat dorongan atau suport dari Pemerintah kini sambel K-uCan punya harga jual Rp 30.000 per porsinya. Alhamdulillah juga sambel K-uCan dijadikan Produk Unggulan di Kementrian Pertanian, serta dipasarkan di Supermarket, toko oleh2 dan reseller2.

Hal yang paling sulit itu Membangun brand, Gimana caranya kita harus bisa ketika orang lihat cabe atau sambel, yang pertama di inget itu K-uCan". Imbuhnya.

Perjalanan memang memerlukan perjuangan, dan merintis usaha adalah salah satu perjalanan yang harus menguras banyak tenaga dan pikiran. Tidak semudah membalikan telapak tangan tentunya. Seperti halnya yang dilampaui Ka Ucan suka dukanya pasti dilewati.


"Ketika kita merintis saran saya jangan jauh-jauh dari pemerintahan, karena banyak program-program dan event-event yang diselenggarakan oleh pemerintah yang akan sangat membantu pemasaran produk kita.

Saya hari ini binaan dinas pertania sama Balai Besar Pasca Panen Kementrian Pertanian, dan Alhamdulillah hari rabu besok saya diundang oleh Kadin Indonesia untuk masalah pruduk yang akan dipasarkan di beberapa negara salah sataunya Mekah Arab Saudi. Mohon doanya dari semuanya agar Sukabumi terus berkarya. Aamiin yra". Pungkasnya.

 (ARZ)

Popular