SOROTKEADILAN | Kamis, 07 Desember 2017

Polri Tangkap Pengedar dan Pembuat Uang Palsu Emisi 2016


 

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Pol Agung Setya merilis penangkapan sindikat pemalsu uang di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

 

 

Sorot Keadilan.Com - Jakarta, Tindak pidana kejahatan mata uang, yakni membuat atau meniru dan atau menyimpan secara fisik dengan cara apapun uang rupaih palsu pecahan Rp. 100.000, itu seolah olah asli dan tidak dipalsukan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 36 ayat (2) dan atau ayat (3) Undang Undang no 7 Tahun 2011 tentang mata uang jo 55 KUHP.

 

Penangkapan pembuat dan pengedar uang palsu sebanyak 5 lima orang oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Polri digelar di Gedung Bareskrim KKP Gambir Jalan Medan Merdeka Timur Jakarta Pusat. Kamis (7/12/2017). 

 

 

Brigjen Agung Setya selaku Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus di Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri mengatakan bahwa komplotan pengedar uang palsu di Karawang mengedarkan uang palsu emisi terbaru. Polisi mengatakan ini merupakan kali pertama uang emisi 2016 dipalsukan.

 

"Dalam lima hari ini kami melakukan operasi maraton di wilayah Polda Metro Jaya dan Polda Jabar. Hasilnya, bahwa kami menangkap lima orang. mereka adalah sindikat pembuat uang palsu emisi baru, uang tahun 2016," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Agung Setya dalam konpresnya.

 

Agung mengatakan kelima pelaku kejahatan uang emisi palsu adalah AY,44 CM, 33, AS, 50, TT, 48 dan BH, 38. Kelima pelaku memiliki perannya masing-masing. AY dan AS berperan untuk mencari rekan yang ingin berbisnis uang emisi palsu. CM Berperan sebagai pemodal. Sedangkan, TT dan BH berperan sebagai pembuat uang emisi palsu.

 

"Seorang tersangka AS pernah membuat kejahatan serupa yakni membuat uang palsu serta TT dan BH berperan sebagai pembuat dan kita menggerebek mereka di Tambun Bekasi merupakan  mereka mencetak uang palsu" ucap Agung.

 

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap AY saat melakukan transaksi di transaksi di halaman RS Mandaya, Karawang, pada Senin (3/12) malam. Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 500 lembar siap edar.

 

Terakhir, penyidik berhasil mengamankan TT dan AS di Cijantung, Jakarta Timur, CM di amankan di parkiran RSUD Subang, Jawa Barat, BH ditangkap di parkira sebuah karoke di Cianjur, Jawa Barat

 

Dari tangan kelima pelaku, polisi berhasil mengamankankan barang bukti berupa 3 unit Mobil, 27 lak uang palsu pecahan Rp 100 ribu, 2 dus uang palsu dan belum dipotong, 1 karung surat-surat kendaraan palsu, visa diduga palsu dan sejumlah SIM, KTP, dan KK yang diduga palsu.

 

(Diana).

 

similar news

Tingkatkan Pelibatan Laki – laki Demi Tekan AKI ( Angka Kematian Ibu).

Sorotkeadilan.com-Jakarta 18 April 2018. Dalam Press Releasenya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), memaparkan bahwa hingga Millenium Development Goal’s berakhir...

FORKAMI Goes To Campus :  BERSAMA MENCIPTAKAN PELAUT INDONESIA YANG HANDAL DAN BERWAWASAN KEBANGSAAN

sorotkeadilan.com-Jakarta,Rabu 28/03/18. Program Goes to Campus Forum Komunikasi Maritim Indonesia kali ini dilaksanakan di Kampus Politekni...

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno Menghadiri Pengukuhan DPD HIPPI Provinsi DKI Jakarta  

Sorotkeadilan.com - Jakarta, Kamis 15 Maret 2018 .Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno hari ini, Kamis 15/03/2018 bertempat di Ruang Balai Agung kantor Gubernur DKI Jak...

DAMN!! I Love Indonesia "Inspired to inspire the Nation”.

Sorot Keadilan.Com - Jakarta, Hampir satu dekade sudah DAMN! I LOVE INDONESIA, konsisten menjalankan visi misinya untuk menyebarkan rasa cinta serta bangga-nya para generasi muda terhadap tana...

Popular