SOROTKEADILAN | Senin, 02 September 2019

SAT. RESKRIM POLRES DOMPU, BERMOTIF ASMARA NYAWA MELAYANG.


Dompu-Sorotkeadilan.com, 

Depan pelataran Satuan Reskrim Polisi Resort Dompu digelar konfrensi Pers, diduga tentang kasus tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kepala satuan Reskrim Polres Dompu AKP. REZA FAHMI SH. SIK. MH, menyampaikan kronologis motif pembunuhan dan penganiayaan sehingga meninggalnya salah seorang korban yang berinisilal kmd, laki laki berumur 65 tahun, warga Dusun Pelita Desa mbawi Kecematan Dompu Kabupaten Dompu.
Kasus ini diduga bermotif asmara sehingga pelaku dendam terhadap korban, dimana sebelumnya pelaku menduga korban berinisial kml (alm) telah melakukan persetubuhan dengan istri pelaku paparan Reza dihadapan awak media.
Sementara pelaku atau tersangka berinisial Spn alias pn, laki berumur 27 tahun warga dusun pali karawe Desa yang sama dengan korban berencana melakukan pembunuhan terhadap korban pada hari minggu tanggal 1 september tahun 2019 sekitar pukul 17.00 Wita yang bertempat di depan gang rumah pelaku didusun pali krawe Desa mbawi Kecematan Dompu yang menunggu kedatangan korban dikebunya dengan menggunakan sebuah kapak panjang yang sudah dipersiapkan pelaku sehingga di tempat kejadian perkara pelaku membadik korban tampa batas tersungkur bersimpah darah.
Kejadian tersebut luput dari perhatian warga dan tidak bisa ditengerai oleh warga setempat.
Akibat luka menganga disamping kiri leher dan kepala bagian kanannya dan akhirnya korban meninggal di tempat.
Lanjut kasat, tidak selang lama kejadian palaku atau tersangka di amankan oleh salah satu anggota polisi yang kebetulan melintasi ditempat kejadian perkara dan pelaku untuk sementara di rutan polres Dompu.
Akibat berbuatan pelaku yang biadab tersebut patut diganjar sangkaan pasal 338 KUHP Pembunuhan dengan ancaman Pidana penjara paling lama lima belas tahun(15), dan pasal 361 ayat 3 Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal Dunia dengan Ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun Penjara serta barang bukti sebuah kapak panjang telah diamankan oleh pihak Polres Dompu.
Untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut kasus ini telah dilakukan pemeriksaan dua saksi yang melihat langsung kejadian ini dan himbauan lebih lanjut oleh Kasat Reserse atas nama Kapolres Dompu di minta kepada masyarakat terutama keluarga korban untuk menahan diri, tidak bermain hakim sendiri, serta kasus ini akan diproses dengan adil sesui prosedur hukum yang berlaku." Percayakan pada pihak Kepolisian Resort Dompu" tegasnya.

 

rdw.ddo.

similar news

Apel Rakyat ‘’Indonesia Membangun Desa’’

Tegal-Sorotkeadilan.com, Dari isi Visi Indonesia yang disampaikan oleh presiden Jokowi Dodo kita dari PosRaya (Posko Relawan Rakyat) suatu organisasi Relawan Strategis pada saat pilpres 2019, terge...

Lintas Padepokan TTKDH, Milad 66 Tahun PS TTKDH 

Lintas Padepokan TTKDH, Milad 66 Tahun PS TTKDH Sorotkeadilan.com Dalam Rangka merayakan dan memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia Ke 74 Tahun serta Milad PS TTK...

Menelisik Penggunaan Dana Desa Patani Takalar, Ratusan Juta Jadi Temuan Korupsi ? 

Menelisik Penggunaan Dana Desa Patani Takalar, Ratusan Juta Jadi Temuan Korupsi ? Takalar - Sorotkeadikan.com. Desa Patani yang merupakan salah satu wilayah di...

Turnamen Putsal HUT Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Resmi Ditutup, PJI Sumsel Pemenang Pertama.

Jakarta-Sorotkeadilan.com JaksaAgung Muda Intelijen Dr. Jan Maringka menyampaikan Futsal membutuhkan kekuatan dan kebersaamaan, karena tidak saja kemampuan perorangan yang ditonjolkan namun ...

Popular