SOROTKEADILAN | Rabu, 18 September 2019

BFI Tahan Paksa Motor Nasabah


BFI Tahan Paksa Motor Nasabah

Jakarta - Sorotkeadilan.com

Negara tak lagi dihormati oleh pengusaha yang bergerak di lembaga pembiayaan (finance), perampasan Motor, Mobil yang macet Kredit masih marak.

Kejadian terbaru di Jl.Gatot Subroto Jakarta Pusat, seorang pengendara N Max merah nopol:B3216UMJ dihadang debt collector dan memaksa pengendara ke:kantor BFI di Gading Orchad,Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa 17/09/19.

Dan sesampainya di kantor BFI pengendara dan pemilik N Max Darsani dipaksa head collector Vikri menyerahkan motornya.

Tentu saja Darsani tidak mau, namun Vikri terus bersikukuh memaksa menahan motor dan akhirnya motor tersebut ditahan karena BPKB nya diagunkan teman Darsani tanpa sepengetahuan Darsani.

"Aneh, BPKB yang dijaminkan, kok motor yang ditahan," kata Darsani.

Negara tak boleh membiarkan lembaga pembiayaan (leasing) semena-mena menahan kendaraan nasabahnya karena kredit macet. Para pemburu nasabah macet Kredit (mata elang) harus ditertibkan dan ditindak tegas oleh aparat kepolisian agar tidak menjadi juru Sita jalanan, karena hanya pengadilan yang boleh menyita kendaraan atas dasar putusan pengadilan.

Sejatinya, finance tidak boleh menahan motor atau mobil nasabah dengan alasan macet Kredit karena Menteri keuangan Agus Martowardojo 7 Oktober 2012 silam, secara resmi telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan. Peraturan ini sendiri tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran fidusia bagi perusahaan pembiayaan. Dengan telah diterbitkannya peraturan Fidusia tersebut, maka pihak leasing tidak berhak untuk menarik atau mengambil kendaraan nasabah secara paksa.

Penyelesaian terhadap nasabah yang lalai dalam melakukan pembayaran kewajiban atas beban cicilan kendaraan diselesaikan melalui jalur hukum.

Mengingat peraturan menteri tersebut, Darsani bermaksud menggugat BFI ke pengadilan.
(Andi).

similar news

Apel Rakyat ‘’Indonesia Membangun Desa’’

Tegal-Sorotkeadilan.com, Dari isi Visi Indonesia yang disampaikan oleh presiden Jokowi Dodo kita dari PosRaya (Posko Relawan Rakyat) suatu organisasi Relawan Strategis pada saat pilpres 2019, terge...

Lintas Padepokan TTKDH, Milad 66 Tahun PS TTKDH 

Lintas Padepokan TTKDH, Milad 66 Tahun PS TTKDH Sorotkeadilan.com Dalam Rangka merayakan dan memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia Ke 74 Tahun serta Milad PS TTK...

Menelisik Penggunaan Dana Desa Patani Takalar, Ratusan Juta Jadi Temuan Korupsi ? 

Menelisik Penggunaan Dana Desa Patani Takalar, Ratusan Juta Jadi Temuan Korupsi ? Takalar - Sorotkeadikan.com. Desa Patani yang merupakan salah satu wilayah di...

Turnamen Putsal HUT Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Resmi Ditutup, PJI Sumsel Pemenang Pertama.

Jakarta-Sorotkeadilan.com JaksaAgung Muda Intelijen Dr. Jan Maringka menyampaikan Futsal membutuhkan kekuatan dan kebersaamaan, karena tidak saja kemampuan perorangan yang ditonjolkan namun ...

Popular