SOROTKEADILAN | Senin, 19 Oktober 2020

Pasangan KH Abubakar dan H Sirojudin No Urut 3 Koalisi Bersih Merangkul Kaum Milenial

Pasangan KH Abubakar dan H Sirojudin No Urut 3 Koalisi Bersih Merangkul Kaum Milenial

Sorotkeadilan.com,- Kabupaten Sukabumi. Pemilukada serentak di berbagai daerah dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan, termasuk di Kabupaten Sukabumi.

Pasangan KH. Abubakar dan H. Sirojudin no urut 3 Koalisi "Bersih" merangkul Kaum Milenial, dengan berbagai program di rancang dan dikembangkan khusunya untuk para kaum milenial.

"Kita pasangan serasi Kaum Sepuh atau orang tua ya saya sendiri, dan kaum milenial juga ada yaitu Bang H. Sirojudin, kita sudah siapkan inovasi-inovasi dan program-orogram untuk Sukabumi ini," kata KH. Abu Bakar melalui jaringan Whatsapnya, Senin 19 Oktober 2020.

KH. Abu Bakar memaparkan secara singkat dan garis besarnya tentang kepeduliannya untuk kaum milineal ini.

"Kami sudah siapakan program untuk memajukan kaum milenial di Sukabumi ini, diantaranya pengembangan teknologi jaringan internet, pengoptimalan pramuka, serta memajukan dunia olah raga yang disenangi kaum milenial, Kaum Milenial adalah generasi kita semua yang harus kita bina dan dorong kemajuannya untuk daerah Sukabumi yang kita cintai ini, dan NKRI yang kita cintai," paparnya.

KH. Abubakar dan H. Sirojudin yang diusung oleh Koalisi tiga partai politik ini dengan jargon politiknya "Koalisi Bersih" yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), PPP (Partai Persatuan Pembangunan), dan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan).

Masih melalui sambungan Whatsappnya, KH. Abubakar, sangat optimis jika warga masyarakat Sukabumi banyak memberikan dukungan suaranya termasuk kaum milenial.

Masih kata KH. Abu Bakar bahwa ada hal-hal penting yang perlu diketahui untuk kita berjuang membentuk karakter Religus, Nasionalis, dan Pancasilais.

"Pertama, Religiusitas kaum milenial itu melalui penguatan budaya beragama (Religius Culture) di sekolah. Tentu dengan cara yang sesuai dengan dinamika dan jiwa milenial," jelasnya.

Ini tentang milenial, sambungnya, dan kita kaum sepuh (orang tua) terus berperan aktif dalan membina dan mendorong kemajuan kaum milenial itu sendiri sesuai budaya luhur Nusantara ini.

"Beragama itu sebenarnya menyenangkan bila dikemas dengan baik," ucapanya.

Disamping itu, dirinya juga menjelaskan, bahwa banyak ortu (orang tua) yang kurang siap menghadapi kaum milenial. Kita harus beri pemahaman kepada para ortu, misalnya melalui kegiatan milenial parenting.

"Kami akan berikan jurus-jurus jitu untuk para orang tua untuk menjalankan program Milenial Parenting," terangnya.

Diakhir percakapan kami, KH. Abu Bakar juga menjelaskan lagi bawah, ada hal lain yang bisa kita kemas dalam bentuk pesantren wisata.

"Kita sediakan pesantren keluarga, sambil wisata, sambil bagaimana menikmati suasana keberagamaan dalam dimensi keluarga," pungkasnya.
Sorotkeadilan.com (ARS).

 

Popular