SOROTKEADILAN | Minggu, 28 Februari 2021

Remaja Asal Manggelewa Di Ciduk Polisi, Dugaan Cabuli Bocah Tetangganya Sendiri.



Sorotkeadilan.com. Dompu, Malang nasib bocah berumur lima tahun karena di cabuli Remaja tetangganya sendiri.

Tak bisa di bayangkan perbuatan amoral yang dilakukan oleh N warga Manggelewa tersebut di kutuk oleh masyarakat setempat. Pasalnya korban itu baru berumur sekitar lima tahun yang tak lain tetangganya sendiri.

Selain itu yang sangat memilukan lagi bahwa korban E merupakan anak yatim piatu, dan Kejadian tersebut terjadi pada hari kamis ( 18/02/2021 ) sikitar pukul 17.30 Wita.

Perbuatan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan N tersebut, praktis menimbulkan reaksi massa hingga berujung pada pengrusakan rumah tempat tinggal pelaku. Bahkan orang tua pelaku, nyaris menjadi bulan-bulanan warga setempat.

Polsek Manggelewa melalui paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah dalam keterangan persnya.

Aksi tak senonoh itu bermula, sekira pukul 16.30 wita, terduga datang ke rumah korban, saat itu korban sedang bermain bersama temannya M (6), di ruang tengah rumah korban. Tuturnya.

Sesampai di rumah korban, terduga memberikan Handphone (HP) kepada M dan menyuruhnya menunggu di ruang tamu. Lalu terduga yang masih duduk di bangku SMP itu mengajak korban masuk ke kamar dan menyuruhnya membuka pakaian dengan iming-iming uang 5.000 rupiah. Kemudian tanpa rasa takut pelaku dan nafsu bejatnya yang tidak terkendali, langsung mencabuli korban. Ucap aby jefan akrab panggilan Paur Subbag Humas Polres Dompu.

Berselang seminggu dari peristiwa tersebut, teman korban (M) menceritakan kepada kakak korban (S, perempuan, 35 tahun) terkait perbuatan N tersebut, kemudian S menanyakan pada korban tentang kebenaran hal itu, karena tak tahan akan rasa sakit di bagian vitalnya, bocah yang baru duduk di bangku kelas 1 SD itu menceritakan semuanya.terang keluarga korban.

Mengetahui hal itu kakak korban pun marah lalu memanggil keluarganya dan melaporkan kejadian yang menimpa korban ke Polsek Manggelewa. Lanjutnya.

Mendapat laporan atas kejadian itu Jum'at, (26/2/2021) sekira pukul 18.40 wita, Kapolsek Manggelewa, Iptu Rudolfo De A Rouojo, memerintahkan Kanit Reskrim bersama Anggota lainnya untuk mendatangi rumah pelaku dan mengamankan Pelaku. Namun, pada saat evakuasi berlangsung, sempat ada perlawanan dari kakak korban yang sudah ada di rumah terduga bersama keluarganya yang lain.tandas Kapolsek.

Namun aksi kakak korban berhasil diredam oleh personel Polsek manggelewa selanjutnya terduga digelandang ke Mapolsek Manggelewa.

Tak bisa dielak, peristiwa yang menimpa korban itu juga terendus warga setempat, sekitar pukul 19.00 wita, warga berbondong-bondong mendatangi rumah pelaku dengan membawa kayu batu dan senjata tajam bahkan mencari orang tua pelaku.ulasnya.

Setiba massa di rumah pelaku, tampak orang tua pelaku, buru-buru mengemasi barang-barangnya karena ia berpikir rumahnya akan jadi sasaran amukan massa.

Anggota yang pada saat itu berada di TKP sempat menghalau massa dengan upaya persuasif dan humanis, Akan tetapi jumlah massa terlalu banyak, tidak mampu dihalau hingga sempat menganiaya Ayah pelaku dengan menggunakan kayu dan tangan kosong. Berkali-kali dilerai oleh Anggota, akhirnya ayah pelaku berhasil melarikan diri.

Tidak berhenti di situ, sekira pukul 20.00 Wita, massa tersebut melakukan pengerusakan rumah orang tua pelaku dengan melempar menggunakan kayu dan batu kemudian masuk ke dalam rumah dan merusak isi rumah tersebut. Hingga rumah semi permanen itu, rata dengan tanah dan massa pun membubarkan diri.

Saat ini terduga diamankan ke Mapolres Dompu, ditangani oleh bagian Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu guna di lakukan proses lebih lanjut sesuai prosudur hukum yang berlaku.

Kemudian kasat Reskrim Iptu Ivan Roland Criestofel STK minta kepada masyarakat setempat agar tidak bermain hakim sendiri, karena kasus ini sedang di tangani oleh pihak Kepolisian Resort Dompu. " Percayakan saja Pada pihak Kepolisian bahwa kasus ini akan kami tangani dengan serius dan seadil adilnya." Pungkasnya.

 

Rdw. Ddo.

Popular