SOROTKEADILAN | Jum`at, 27 April 2018

Film Sajen Kisahkan Teror Akibat Bullying Fisik dan Pshikis!


Sorot Keadilan.Com - Jakarta, Film SAJEN mengangkat persoalan bullying dalam setting masyarakat Indonesia modern. Preskom yang di gwlar di Gedung Epicentrum XXI Kuningan Jakarta Selatan. Jumat (27/4/2018).

Film ini menceritakan bagaimana sakit dan pedihnya korban bullying itu, di mana penonton diajak memasuki psikologi korban saat di bully, mengalaml depresl berat sampai meninggal bahkan sampai menjadi arwah.

Kematian adalah tabir yang membuka misterl darl tindakan bullying di mana si pelaku maupun korbannya berhadapan dengan dirinya sendiri .

Apa yang dialami oleh si korban dan pelaku bullying itu? ltulah yang akan digambarkan di film SAJEN ini, dan bagaimana sajen berperan dalam mengatasl persoalan lni di dalam sebuah setting sekolah modern yang sangat mengutamakan berpikir rasional.

Melalui film SAJEN penonton diajak untuk melihat sajen dalam berbagai perspektif/ pemikiran. Sebuah pesan dari film SAJEN, semoga orang menyadarl bahwa bullying adalah sebuah kejahatan yang sering kali tidak klta sadari sebagal kejahatan, dan mau menyatakan Stopplll Terhadap bullying.

Saya yang biasanya menulls skenario drama romantis )elas kaget ketika Pak Chand Parwez Servia menelepon clan mangajak menulls horor. Ketika pertama kall diajak, saya langsung menolak. Sejujurnya says gak berani, gak tau hams manulls spa, clan gak yakin dirt saya mampu.

Ternyata, saya mampu. Cents tentang bullying dl sekolah yang dibaws Pak Parwez berhasll dlkembangkan menjadi satu jalinan skenaria utuh beriudul SAJEN dun moses panniisannya pun barjaian tanpa banyak hambatan. Lewat SAJEN, says mancoba sesuatu yang baru. Lawat SAJEN, saya pun berupaya mengemas cerita dengan cara  baru.

Semoga teror SAJEN berhasil manghibur penonton, semoga lewat SAJEN, remaja bisa mendapat gambaran tentang efek  buruk dari  bullying kamudian menghentikan praktiknya. Tentunya, semoga SAJEN bisa Jadi tontonan  favorit fans horor ketika teror hadir  di bioskop.

Adanya 3 sajen  di SMA Palita Bangsa adalah sebuah misteri. Desas-Desusengatakan sajen  tersebut merupakan upaya sekolah manenangkan arwah siswa yang bunuh diri karena menjadi korban bullying..

Alanda (Amanda Manopo) berupaya memutus rantai bullying  di sekolah. Berbeda dengan siawa  lain yang pasrah pasrah saat Bianca Steffi Zamora), Devi (Jeff Smith) dan geng populer berlaku seenaknya,  Alanda berani malawan, Misi Alanda mambuat 2 Sahabatnya , Riza (Angga. Yunanda) dan Keyra (Chantiq  Schagerl) camas.

Di suatu malam, Manda dilabak. Karena dapml, Aland: memumlian bunuh din, Warm Manda membuat nrwahnya tidal: tenang dun mandarongriya mumbling Madam k0 cumming yang um menghancurkannya.

(Diana)

Popular