SOROTKEADILAN | Rabu, 06 Desember 2017

Sidang Praperadilan AA di PN Jakarta Timur Sarat Muatan Kepentingan


Sorot Keadilan.Com - Jakarta, Sidang Praperadilan  No. 10/Pid.Pra/2017/Pn.Jkt.Tim yang diajukan oleh H. Ade Aryudi, SE. Dan Herry Sabirin digelar  lagi  di PN Jakarta Timur  hari Rabu, 6 Desember 2017 di pimpin oleh Hakim  Tunggal  H. Dwi Dayanto, SH., MH.

Dari data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Timur (http://sipp.pn-jakartatimur.go.id/index.php/detil_perkara)  rupanya  gugatan Praperadilan  ini pernah di daftarkan dengan nomer  register:  6/Pid.Pra/2017/PN Jkt.Tim tertanggal surat Rabu, 23 Agustus  2017 dan ditetapkan tanggal 31 Agustus 2017 dengan keputusan perkara di cabut oleh pihak  penggugat.

Menurut keterangan  Humas Pengadilan Negeri Timur  Dr. Syafrudin A. Rafiek, SH., M.Hum., bahwa perkara praperadilan dengan materi penetapan tersangka memang sudah ada penetapan Mahkamah Konstitusi yaitu putusan Mahkamah Konstitusi No. 21/PUU-XII/2014.

“Putusan praperadilan terkait penetapan tersangka  sudah ditetapkan. Penetapan tersangka adalah pengembangan baru objek praperadilan karena sesuai dengan perkembangan yang ada di masyarakat. Praperadilan dianggap sebagai wujud check and balance terhadap penyidik yang selama ini mengatasnamakan penegakan hukum.”Terang Dr. Syafrudin A. Rafiek, SH., M.Hum., di kantornya saat  diwawancarai awak media terkait perkara Praperadilan  No. 10/PID.Pra/2017/Pn.Jkt.Tim yang diajukan oleh H. Ade Aryudi, SE. dan Herry Sabirin  (Rabu, 6 Desember 2017).

“Sesungguhnya  apabila pihak penyidik dari kepolisian yakin akan perkaranya dan  sudah memiiki bukti cukup untuk P 21 dan  perkara dilimpahkan ke kejaksaan maka  sidang  praperadilan akan berhenti dengan sendirinya sesuai undang undang. Namun hal ini  kan hak dari pihak kepolisian.” Tambahnya.

Seperti diketahui sidang pra peradilan ini digelar karena diduga ada  tindakan Termohon (KEPALA KEPOLISIAN RI Cq KEPALA KEPOLISIAN RESORT METROPOLITAN JAKARTA TIMUR)  menetapkan Para Pemohon, H. ADE ARYUDI, SE dan HERRY SABIRIN, sebagai tersangka dalam tindak pidana pemalsuan surat atau memberikan keterangan palsu ke dalam akta otentik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur adalah diduga dan dianggap tidak sah.

Materi  perkaranya berawal  dari masalah perebutan harta warisan orangtua. Keluarga besar H. Ismayadi saat ini berada dalam pertentangan sengit antara keturunan isteri pertama (Yanti Mala) dengan isteri kedua (Kartinah), Ade Aryudi, SE (putra dari pasangan Ismayadi dengan Kartinah) yang merupakan adik tiri Iwan Kurniawan (putra dari pasangan Ismayadi dengan Yanti Mala) diduga memalsukan tanda tangan lurah Cakung Timur Sumardiyono pada Akta Jual Beli (AJB) sebidang tanah yang dibeli mendiang ayahnya.

Menurut Iwan, Mendiang ayahnya membeli sebidang tanah di Kawasan Jl.Cakung Cilincing, Kelurahan Cakung Timur, Jakarta Timur seluas 1000 M2 senilai Rp: 900 Juta Dari HJ. Marhati, setelah pembayaran selesai dilaksanakan oleh Ismayadi, ayahandanya jatuh sakit, dan saat sakit itulah adiknya (Ade) dan Herry adik Ismayadi mendatangi pihak penjual tanah dan meminta tanda tangan pada AJB yang sudah jadi, selang waktu beberapa hari Hery kembali menemui penjual tanah dan meminta girik asli tanah tersebut, karena pihak penjual curiga, girik tersebut tidak diberikan, katanya.

“Namun anehnya, walau girik asli tidak diberikan oleh si penjual tanah, kok tiba – tiba muncul AJB atas tanah tersebut, padahal logikanya, untuk mengurus AJB, itu harus ada alas hak tanahnya, seluruh ahli waris tanda tangan, ada pengantar RT, RW dan tentunya tanda tangan lurah setempat, karena jalur procedural tidak ditempuh oleh adik saya tapi bisa ada AJB, saya curiga AJB tersebut palsu,” ungkap Iwan.

Iwan menambahkan,”Kecurigaan saya atas keaslian AJB tersebut semakin memuncak saat saya temui mantan lurah Cakung Timur Sumardiyono, menurutnya, dia tidak pernah menandatangani AJB tanah yang dibeli oleh mendiang ayah saya, bahkan NIK sumardiyono pun berbeda dengan yang aslinya, sehingga dugaan pemalsuan tanda tangan lurah Sumardiyono sangat kuat, dengan alat bukti dan saksi dari lurah Sumardiyono saya laporkan Ade ke Polres Jakarta Timur,” ujarnya.

Sampai saat  digelarnya sidang praperadilan ini sudah  12 orang yang di BAP oleh Penyidik  Polres Jakarta Timur dan dari hasil penyelidikan serta penyidikan Polisi  telah dilakukan penetapan tersangka terhadap H. Ade Aryudi, SE. dan Herry Sabirin, namun rupanya pihak H. Ade Aryudi, SE. dan Herry Sabirin melakukan upaya hukum dengan melakukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta  Timur.

Menurut pengacara Iwan Kurniawan yang bernama Esperanza Samosir SH. dan Oky Utama SH. bahwa tindakan  polisi melakukan penetapan tersangka terhadap H. Ade Aryudi, SE. dan Herry Sabirin sebenarnya sudah sesuai dengan prosedur  justru ini sudah terlalu lama karena sudah satu tahun perkara ini, seharusnya penyidik kepolisian Jakarta Timur  sudah menetapkan P-21 untuk perkara ini.

Esperansa Samosir  SH menambahkan,”Namun kami menghormati  hak  hukum  diduga tersangka yang melakukan upaya hukum praperadilan ini. Kami percaya pengadilan negeri Jakarta Timur akan menegakkan keadilan dan kebenaran sesuai fungsi pengayoman yang bermartabat di republik ini. Semoga hasilnya hakim tidak mengabulkan permohonan praperadilan ini  karena saya yakin para penyidik dalam melakukan penetapan tersangka  sudah sesuai dengan  prosedur sebagai insan bhayangkara yang Promoter seperti  pesan Kapolri,” Pungkasnya.

(Diana)

similar news

Martabak Manis kualitas Premium “Mau Lagi”

Sorot Keadilan.Com - Jakarta, Martabak yang memang sudah ada dari generasi ke generasi di Indonesia, yang sekarang sudah mengalami perkembangan untuk adonan bahan dasar martabak...

Kapolda Sulbar : “Allah Akan Mengalihkan Bala Bencana Bilamana Ummat Muslim Melakukan Tiga Hal Ini”

Sorot Keadilan.Com,- Mamuju, Di Masjid Al-Ikhwan Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharudin Djafar, melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan, Selasa (14/11/2017).<...

POLRES KEPULAUAN SERIBU SIAP MENGAMANKAN PUNCAK PERAYAAN HUT Ke – 16 KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU

Sorot Keadilan.Com - Kepulauan Seribu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berkunjung ke Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, Jakarta. Anies yang datang bersama istri, Fery Farhati Ganis t...

Kader Partai Golkar di Jawa Barat Gelar Do’a Bersama

Sorot Keadilan.Com,- Seluruh kader Partai Golkar Jawa Barat menggelar do’a bersama untuk keselamatan partai secara serempak hari ini Jum’at (29/9). Kegiatan ini menyusul memanasny...

Popular