SOROTKEADILAN | Selasa, 21 November 2017

Lokakarya dan Deklarasi Penguatan Pendidikan Vokasi Kemaritiman dan Anti Kekerasan


Sorot Keadilan.Com - Jakarta, Deputi Bidang SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kementerian koordinator Bidang Kemaritiman Safri Burhanuddin membuka Lokakarya dan Deklarasi Penguatan Pendidikan Vokasi Kemaritiman dan Anti Kekerasan, dilaksanakan dua hari sejak kemarin  sampai dengan hari ini Acara dilaksanakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Selasa (21/11/2017).

 

"Dalam membangun budaya lewat pendidikan lewat kurikulum tidak seperti makan cabe makan pedasnya langsung terasa, pendidikan sd 6 tahun smp 3 tahun sma 3 tahun dimana pendidikan formal sangat lama membentuk karakter seseorang. Dalam perguruan tinggi dari umur 17 tahun sampai 22 tahun dan begitu seterusnya, semua ilmu itu diarahkan kepada hal hal positif."ucap Dr. Tb. Haeru Rahayu, A.PI,MSc. dalam keterangannya kepada awak media.

 

"Insiden muncul dan menimbulkan isu kemana mana bahkan menjadi isu nasional, membesar dan menutup semua alasan sampai hadirnya anggota dewan pada kasus baru baru lalu di STIP Jakarta Utara untuk menutup tempat pendidikan tinggi tersebut karena ada insiden kematian terhadap nak didik dalam perguruan tinggi tersebut, tapi seharusnya tidak demikian karena pendidikan tersebut juga telah banyak melahirkan anak didik yang telah berhasil dalam pendidikan maritim tersebut."tambahnya.

 

"Tujuan lokakarya dan deklarasi ini adalah binaan kepada semua akademisi dalam tugas Kementerian koordinator deputi bidang  kemaritiman guna mempersatukan presepsi dan tujuan yang sama dalam memajukan bidang kemaritiman. Boleh ada sekat pada pada semua tempat pendidikan tapi sama sama ingin meminimalisir atau menghilangkan budaya kekerasan atau bully pada semua kampus."ujarnya.

 

Kombes Pol. Daddy Hartadi,SIK.,M.Hum selaku Kasubdit Dittipdum Bareskrim Polri yang hadir sebagai narasumber pada acara lokakarya ini mengharapkan,"Semoga dengan adanya acara ini dapat kiranya memberikan pengertian bahwa kekerasan atau bully pada peserta didik di kampus kampus dapat diminimalisir atau setidaknya tidak adalagi insiden tersebut terjadi."ucapnya.

 

(Diana)

Popular