SOROTKEADILAN | Rabu, 13 Februari 2019

Pelayanan Belajar-Mengajar SLBN Sunter Agung Dimulai


Sorot Keadilan.Com - Jakarta,  Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto membuka pelayanan belajar mengajar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal itu dilakukan mengingat telah rampungnya masa pembangunan gedung SLBN dan sudah diserahkan dari pelaku pembangunan.

 

"Gedung ini nomenklaturnya (baca : kebijakan penamaan) masih kita ajukan. Namun demikian kami sangat memahami semangat dari Kasudinnya dan seluruh jajaran untuk memfasilitasi siswa-siswi berkubetuhan khusus,” kata Bowo, saat ditemui di SLBN Sunter Agung, Jalan Sunter Permai No 21 RT15/06, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/2/2019).

 

Dengan dimulainya pelayanan belajar mengajar di sekolah ini, maka dijelaskannya 148 pelajar tidak lagi belajar secara terpencar seperti sebelumnya. Sebab sebelumnya mereka tidak tertampung pada tiga SLBN di Jakarta Utara yang ada dan ditempatkan pada sekolah reguler yang memiliki Guru Pembimbing Khusus (GBK).

 

“Mulai hari ini mereka sudah bisa memanfaatkan gedung sekolah ini. Sembari menunggu hasil nomenklatur dan kebijakan lainnya untuk penggunaan gedung SLBN seutuhnya,” jelasnya.

 

Kedepannya, dia berniat untuk membangun SLBN di setiap kecamatan. Hal itu dilakukan guna memudahkan akses orang tua mengantar anak ke sekolah. Utamanya mendorong semangat anak berkebutuhan khusus tetap menempuh pendidikan.

 

“Pelayanan pendidikan kepada warga masyarakat ini tidak boleh putus. Oleh karenanya agar mereka bisa berkonsentrasi pada satu tempat, maka kami menyabut baik agar peserta didik itu bisa menggunakan gedung ini sambil nanti menunggu aspek penandatangan administrasinya,” paparnya.

 

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara, Budi Sulistiono menerangkan, SLBN Sunter Agung terdiri dari lima blok dengan 74 ruangan. Terdiri jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanan Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB).

Popular