SOROTKEADILAN | Kamis, 23 Januari 2020

Kecamatan Palabuhanratu Gelar Uji Seleksi Calon Staf Desa


Sorot Keadilan.Com,- Sukabumi, Seleksi calon staf desa di Kecamatan Palabuhanratu di ikuti dari calon berbagai desanya masing-masing dengan semangat dan antusias tinggi. Kegitan tersebut diikuti setidaknya oleh 6 desa di wilayak Kecamatan Palabuhanratu, yaitu desa-desa yang ikut Pilkades serentak 2019 yang lalau. Rabu, 22/01/2020.

Menurut Kepala Kecamatan Palabuhanratu Ahmad Samsul Bahri pada sorotkeadilan.com saat diwawancarai menjelaskan. Meskipun tidak ada keharusan memilih peserta dengan nilai dari izasah tertinggi, yang pasti dan yang terpenting memiliki Izasah Sekolah Menengah Atas (SMA). Disamping itu juga setiap kades tidak bisa seenaknya, namun harus ada pertimbangan dari sisi kualitas dan kuantitas yang mampu bisa di pertanggung jawabkan oleh masing masing staf desanya. Terlebih apabila yang terpilih merupakan para calon yang siap dan minimal memiliki wawasan dan pengetahuan tentang desanya.

"Minimal Izajah harus tingkat SMA. (Sekolah Menengah Atas), serta punya wawasan tentang desanya masing-masing dan didukung dengan pemahaman-pemahaman tentang regulasi yang berkaitan dengan desa secara umum". Kata Camat Palabuhanratu Ahmad Samsul Bahri.

Camat Palabuhanratu pun menabahkan penjelasannya dan mekanismenya perekrekrutan calon staf desa tersebut. Terkit perekrutan tersebut saram saya awalnya Kades harus bisa menjelaskan alasannya dulu sebelum di uji di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, kades juga harus tetap bijaksana dalam menentukan pilihannya karena beberapa tahapan dilakukan di tiap tiap desanya masing-masing.

"Untuk mendapatkan rekomendasi camat, kades secara tertulis harus mengajukan permintaan rekomendasi. Permintaan itu sendiri harus melampirkan data dokumen pendukung dari calon perangkat desa yang bersangkutan.

Data dokumen pendukung antara lain berita acara hasil ujian tertulis, izasah dan lampiran pendukung Hal ini yang menjadi acuan pihak kecamatan untuk melakukan uji seleksi sesuai dengan SOTK dan berdasarkan perbub 106 tahun 2016 dan perbub 35 tahun 2016.

Dimana tim penguji langsung dari Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Palabuhanratu, ini juga bisa menjadi pertimbangan lainnya. Sehingga ujian ini juga bisa menjadi poin tambahan untuk calon perangkat desa yang nantinya lulus". Imbuh Camat Palabuhanratu.

Masih di tempat yang sama, Sekdes Desa Citeupus, Sdr Agus pun menjelaskan dan berharap semoga semua sesuai SOTK dan berdasarkan perbub 106 dan perbub 35 tahun 2016 dalam seleksi ini.

"Saya berharap sesuai SOP yang tertuang SOTK dan berdasarkan perbub 106 dan Perbub 35 tahun 2016 dalam seleksi ini". Jelas Agus.

Hal tersebut disambut oleh Enyank selaku Kades Pasirsuren, saat ditemui di tempat yang sama, diirinya menegaskan bahwa nilai tinggi bukanlah jaminan. Di luar hal tersebut masih ada pertimbangan lainnya. Yaitu tidak kalah penting dengan intelegensi tersebut adalah bentuk pengabdian kepada desanya.

"Pengabdian ini juga menjadi penting menurut saya. Bisa jadi, yang terpilih justru bukan yang pertama kali pernah ikut uji seleksi. Itu bisa saja terjadi". Papar Kades Pasirsuern.

Sorotkeadilan.com (Ardiansyah/ARS)

Popular