SOROTKEADILAN | Jum`at, 23 Oktober 2020

Digelar Dua Kali, BORJU Periode Oktober Raih Omzet Puluhan Juta Rupiah


 

Sorotkeadilan.com - Jakarta Utara - Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Utara mencatat omzet penjualan Bazar Online JakPreneur Jakarta Utara (BORJU) periode Oktober 2020 mencapai puluhan juta rupiah.

Bazar dilaksanakan selama dua kali dalam sebulan dengan melibatkan ratusan binaan JakPreneur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Administrasi Jakarta Utara Yati Sudiharti mengatakan, omzet penjualan BORJU periode Oktober 2020 (BORJU ke-6 dan 7) mencapai Rp 23 juta. Melibatkan 230 binaan JakPreneur dengan total penjualan sebanyak 867 produk.

"Untuk bulan ini (Oktober) kami menggelar dua kali pemasaran melalui BORJU," kata Yati saat dikonfirmasi, Jumat (23/10).

Terperinci, BORJU ke-6 yang dimulai pada 2 sampai 6 Oktober 2020 melibatkan 151 binaan JakPreneur berhasil menjual 500 produk dengan omzet penjualan senilai Rp 14 juta.

Sedangkan BORJU ke-7 yang dimulai pada 17 sampai 20 Oktober melibatkan 79 binaan JakPreneur berhasil menjual 367 produk dengan omzet penjualan senilai Rp 9 juta.

"Alhamdulillah BORJU pada Oktober 2020 ini telah terlaksana. Kami berharapan program ini terus berkembang dan menguatkan perekonomian masyarakat melalui pemasaran produk UMKM di Jakarta Utara," jelasnya.

Diungkapkannya, BORJU ke-7 ini memiliki keunikan tersendiri. Pembeli tidak hanya berasal dari wilayah Jakarta Utara, melainkan dari beragam wilayah Jabodetabek seperti DKI Jakarta Jakarta Pusat, Bekasi dan Bogor, Jawa Barat, hingga Tangerang, Banten.

Begitu pun pengiriman produk yang tidak hanya menggunakan jasa ojek daring namun juga menggunakan jasa ekspedisi.

"Ada peningkatan dari sisi perluasan zona pembeli. Pembeli produk melalui BORJU banyak yang dari luar Jakarta Utara. Ini artinya BORJU sudah mulai dikenal masyarakat luas," tutupnya.

Diketahui, BORJU merupakan suatu inovasi sekaligus implementasi tahapan ke-5 (pemasaran) dari 7 tahapan program pengembangan kewirausahaan JakPreneur. Produk dijual melalui daring sebagai salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DKI Jakarta.

(Diana)

Popular